Legenda Liverpool, Peter Crouch, menyatakan waswas dengan nama perusahaan

Legenda Liverpool, Peter Crouch, menyatakan waswas dengan nama perusahaan kritis pemain bertahan yang sedang dirasakan eks club-nya itu pada waktu ini. Maka, Crouch lantas memberi saran biar manajemen Liverpool menarik Dayot Upamecano dari RB Leipzig jadi pemecahan kasus itu.


Sebagai halnya dikenali, club yang bertempat di https://patendo.com/nama-perusahaan/ nama perusahaan Anfield Fase itu sedang didera badai luka pada waktu ini. Barisan pertahanan Liverpool lantas jadi divisi yang amat merisaukan keadaannya.


Ya, Liverpool sudah memang ditetapkan nama perusahaan tidak akan dibela dua pemain bertahannya, ialah Virgil van Dijk serta Joe Gomez, sampai musim 2020-2021. Ke-2 nya solid mengenyam luka kronis dalam jarak saat yang bersisihan.


Kondisi kian sulit di saat Joe Matip pula mengenyam soal sebab luka. Ya, Matip ditetapkan tidak akan memperkokoh nama perusahaan skuat The Reds -julukan Liverpool- buat tiga minggu di depan. Liverpool memang punyai dua nama, adalah Rhys Williams dan Nathaniel Phillips.


Namun dikarenakan masih berumur sangatlah muda, baik Williams serta Philips masih minim pengalaman buat dapat hadapi kejadian-kejadian vital. Hasilnya, Liverpool amat sering mencapai hasil kurang optimal pada musim ini.


Buat menimalisir keadaan yang kurang mengutungkan, Liverpool lantas mengerjakan beberapa cara berani. Juga dalam sejumlah pertandingan paling akhir, Liverpool memaksakan Fabinho dan Jordan Henderson yang berposisi asli jadi center player berperanan jadi bek tengah.


Crouch lantas mengerti benar jika Liverpool sedang berada pada situasi yang paling merisaukan pada waktu ini. Crouch lantas selanjutnya memberi nama Upamecano jadi satu diantaranya pemecahan buat Liverpool bisa merampungkan kasus mereka itu.


"Seluruhnya orang dapat memandang jika mereka sangatlah perlu bek tengah anyar, serta banyak yang mengharap mereka datangkan pemain itu saat sebelum transfer bursa ini ditutup," terang Crouch, sebagai halnya disalin dari Liverpool Echo, Kamis (28/1/2021).


"Kita tak dapat mempersoalkan aturan transfer Liverpool. Kita dapat tonton lantaran aturan transfer mereka, Liverpool berkembang dengan sangat cepat dengan beberapa pemain yang mereka hadirkan. Jadi saya anggap lumrah di saat Liverpool belum datangkan bek tengah anyar," tambahnya.


"Lantaran kalau mereka tidak datangkan bek yang benar karenanya semuanya dapat kian rusuh. Sekarang terdapat banyak bek tengah yang baik. Tapi saya anggap Dayot Upamecano satu diantara yang terpilih di Eropa. Kalau mereka dapat, Liverpool mesti coba mendaftarngkannya," habis pria berumur 39 tahun itu.


Sudah jadi rahasia jamak jika Manchester United menyasar pemain sayap Borussia Dortmund, Jadon Sancho, jadi obyek penting mereka. Namun, eks striker Man United, Dimitar Berbatov, malahan tak sepakat kalau Setan Merah mengajak Sancho.


Man United sesungguhnya telah menghendaki Sancho mulai sejak transfer bursa musim panas 2020. Tapi, transfer tak terealisasi dikarenakan Dortmund cuman dapat melepaskan Sancho kalau ada penawaran yang penuhi tuntutan mereka, ialah 108 juta pounds atau kira-kira Rp2,1 triliun.


Walau begitu, Man United tampak masih mau menarik pemain sayap berpaspor Inggris itu pada musim panas waktu depan. Berbatov lantas memberi saran biar Setan Merah menunda tujuannya. Sebab menurut dia, Sancho cuman bisa jadi Donny van de Beek jilid 2 di Man United.


Tujuannya merupakan Sancho tak kan memperoleh waktu bermain reguler sebagai halnya yang dirasa oleh Van de Beek. Lantaran, Berbatov menilainya susunan skuat Man United yang saat ini telah serasi, terpentingnya di barisan striker.


"Saya udah membaca bisa lebih banyak gossip perihal Jadon Sancho di Dortmund serta bagaimana Man United dapat menariknya. Jadi, Anda menarik Sancho serta di mana Anda memainkan?" uja Berbatov, dilansir dari Goal, Kamis (28/1/2021).


"Mereka dapat punyai banyak kompetisi di laga Eropa serta Piala FA, namun lantas apa yang berlangsung di beberapa orang seperti Donny Van de Beek. Bisa jadi Van de Beek jilid 2 kalau mereka menariknya," lanjut pria Bulgaria itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manchester United diingatkan tidak untuk buru-buru dalam branding

Susul-susulan gol terjadi waktu Atalanta bertemu Lazio di nama online shop