Lionel Messi sedang bimbang dengan keadaannya di Barcelona pendaftaran merek
Lionel Messi sedang bimbang dengan keadaannya di Barcelona pendaftaran merek. Menyaksikan itu, Paris Saint Germain (PSG) coba mengulurkan tangan ke si superstar.
Penyerang berjulukan La Pulga itu berada di periode https://patendo.com/merek/ pendaftaran merek susah bersama Barcelona. Tidak cuma kehilangan nafsu sesudah club Katalan itu menampik dianya pergi dari Camp Nou, sekarang pemain dengan nomor punggung 10 itu harus terima fakta tidak bisa bermain minimal empat laga.
Kapten Tim nasional Argentina itu terancam ancaman bermain karena pendaftaran merek tingkahnya menyikut pemain Athletic Bilbao, Asier Vilalibre, di menit paling akhir waktu perpanjangan, pada final Piala Super Spanyol, Senin (19/1/2021) pagi hari WIB. Kehilangan figur pimpinan membuat Barcelona tidak berhasil merampas piala juara Piala Super Spanyol habis ditaklukkan Bilbao dengan score 2-3.
Tentu saja ini keadaan yang susah buat Barcelona, dan kartu merah itu bermakna pemain berpaspor Argentina itu tidak akan bermain di semua pendaftaran merek persaingan lokal (La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol).
Keadaan itu coba digunakan PSG untuk merayunya pindah ke Paris. Leonardo sebagai direktur olahraga Les Parisiens mengungkapkan timnya selalu buka pintunya untuk menyongsong bekas pemain terhebat dunia itu.
Kapten Barcelona Lionel Messi jadi perhatian habis mendapatkan kartu merah karena memukul pemain Athletic Bilbao, Asier Villalibre. Kejadian itu berlangsung pada pertandingan final Piala Super Spanyol di Estadio de la Cartuja, Senin (18/1/2021) pagi hari WIB.
Di pertandingan itu Blaugrana menerima kekalahan 2-3 sesudah ke-2 team melalui set tambahan. 2 gol Barcelona diciptakan Antoine Griezmann di menit ke-40 dan 77.
Sesaat 3 gol Bilbao dikandangkan Oscar de Marcos (42), Villalibre (90) dan Inaki Williams (94). Nah, kejadian Messi jam musuh berlangsung pada penghujung set tambahan ke-2 . Seperti video yang dibagi ESPN di Twitter, Messi awalannya sedang membawa bola dan memberi umpan ke Jordi Alba disamping kiri lapangan. Sesudah bola melaju, Villalibre coba merintangi gerakan La Pulga yang pengin cari ruangan.
Peter Crouch memberi tanggapan berkenaan ketidakberhasilan bekas timnya, Liverpool, mencetak kemenangan waktu menantang Manchester United dalam kelanjutan Liga Inggris 2020-2021. Crouch juga menyorot perform minor baris serang Liverpool di laga itu.
Seperti dijumpai, Liverpool memang seharusnya raih hasil kurang memberikan kepuasan saat jalani pertandingan melawan Man United. Ya, dalam laga yang berjalan di Anfield Fase, pada akhir minggu tempo hari, Liverpool harus senang cuman bermain seri 0-0.
Perform Liverpool sendiri di pertandingan melawan Man United bisa juga disebut tidak begitu mengagumkan, bahkan juga condong jelek. Ya, Liverpool memang sukses memimpin jalannya pertandingan, tetapi mereka kesusahan untuk dapat membedah pertahanan Man United.
Gempuran untuk gempuran yang dilancarkan oleh trio baris serang Liverpool yang dikenali akan ketajamannya, yaitu Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino, nampak benar-benar pijakl di laga melawan Man United.
Crouch yang melihat laga di antara Liverpool menantang Man United juga lalu memberi risetnya. Ya, Crouch akui benar-benar sedih dengan perform yang diperlihatkan tim The Reds -julukan Liverpool- di laga itu.
"Kesetimbangan team sekarang ini salah. Mereka sudah kehilangan energi dari Jordan Henderson dan Fabinho di baris tengah dan itu sudah hentikan Trent Alexander-Arnold dan Andrew Robertson serang sebebas yang mereka kerjakan dalam dua musim paling akhir," terang Crouch, seperti disalin dari Metro, Selasa (19/1/2021).
Bekas personil timnas (Tim nasional) Inggris itu juga menyorot performa Firmino di baris gempuran Liverpool. Ya, Crouch memandang jika Firmino kebanyakan buang-buang peluang untuk cetak gol di laga melawan Man United.
Komentar
Posting Komentar