Manchester United kelihatannya tidak punya niat mengambil peluang usaha

Manchester United kelihatannya tidak punya niat mengambil peluang usaha pemain di transfer bursa Januari ini. Transfer bursa cuman sisa sekian hari kembali dan MU terlihat diam-diam saja, Ole Gunnar Solskjaer juga sedikit berbicara.


Musim panas lalu, Solskjaer memperoleh beberapa http://patendo.com/peluang-usaha/ peluang usaha pemain baru seperti Edinson Cavani, Alex Telles, dan Donny Van Der Beek. Tiga pemain ini menggenggam peranannya setiap, terutamanya Cavani.


Walau demikian, beritanya MU masih cari pemain sayap kanan yang cocok. Mereka tidak berhasil memperoleh peluang usaha Jadon Sancho dan masih cari beberapa nama yang lain tepat.


MU sekarang berkompetisi ketat di pucuk klassemen sesaat, pasti mereka memerlukan beberapa peluang usaha pemain terhebat bila pengin menjadi juara. Lantas apa MU akan memaksain transfer di tersisa beberapa hari akhir ini?



Gerakan MU ini juga dilihat oleh si bekas pemain, Rio ferdinand. Menurut dia, Solskjaer tentu masih pengin datangkan beberapa pemain untuk perkuat team, tetapi kemungkinan tidak pada Januari ini.


Sekarang ini tim MU sangat solid, tak perlu ambil resiko mengambil pemain baru di tengah musim.


"Ia telah datangkan beberapa pemain, sekarang ini ia telah memperoleh beberapa pemain yang ia harapkan," kata Ferdinand diambil dari Kilat.


"Ya, saya percaya ia pengin bergerak aktif di transfer bursa kembali, tetapi sekarang ini ia mempunyai beberapa kumpulan pemain yang kelihatannya sedang benar-benar berbahagia."



Secara singkat, Ferdinand berasa tidak ada urgensi untuk mengambil pemain baru di tengah musim. MU masih akan beli pemain, tetapi kemungkinan menanti sampai musim panas kelak.


"Beberapa pemain itu yang pahami ide permainan Ole di sesion latihan dan bisa dibuktikan berbuah di laga," ikat Ferdinand.


"Yang saya gemari dari MU sekarang ini ialah watak mereka, segi moralnya. Betul mereka kerap ketinggalan dalam laga, tetapi tidak ada kecemasan."


"Dan mereka terlihat sangat nyaman style main yang saat ini," tutupnya.


Keadaan Donny van de Beek di Manchester United betul-betul jadi perbincangan panas di Belanda, tanah kelahirannya. Mereka sayangkan bagaimana kekuatan Van de Beek terbuang percuma di kursi cadangan MU.


Setan Merah mengambil Van de Beek musim panas lalu untuk menyongsong musim baru. Tetapi, kenyataannya Van de Beek malah seringkali isi kursi cadangan hingga saat ini.


Ia cuman bermain saat Bruno Fernandes atau Paul Pogba dicadangkan. Permasalahannya dua pemain itu saat ini sedang bagus-bagusnya, yang bermakna Van de Beek harus lagi melihat dari kursi cadangan.


Keadaan ini juga dilihat oleh Süleyman Öztürk, wartawan Voetbal Internasional, salah satunya media di Belanda. Apa ucapnya?


Öztürk yakini keadaan Van de Beek sekarang ini terang nampak sedang jelek. Tak perlu riset dalam, Van de Beek nampak terang kesusahan.


Solskjaer cuman mainkan Van de Beek saat Bruno Fernandes diisitirahatkan. Akhirnya mau tidak mau perform Van de Beek akan dibanding dengan Bruno, walau sebenarnya style main mereka berbeda jauh.


"Anda tidak dapat meremehkan bukti jika Van de Beek usai di keadaan yang buruk sekali," tutur Öztürk diambil dari Kilat.


"Ia tidak pernah capai catatan atau status seperti Bruno Fernandes saat disuruh bermain sebagai substitusinya."


"Pemain tengah Portugal itu suka jemput bola, sedang Van de Beek bergerak cari ruangan menjauhi dari bola," paparnya.


Öztürk juga mengomentari Solskjaer yang menyebar janji manis jika Van de Beek akan selekasnya mendapati permainan terbaik. Untuk Öztürk, terang Solskjaer cuman berbicara kosong, Van de Beek tidak bermain sepanjang masihlah ada Bruno Fernandes.


"Solskjaer coba jaga ketajaman Van de Beek dan memotivasinya dengan anjuran untuk bersabar. Tetapi, kenyataannya pesaingnya demikian menguasai [Bruno] sampai Solskjaer tidak dapat mainkan Van de Beek," ikat Öztürk.


"Sekarang ini Van de Beek sedang dikelabui pelatihnya. Anjuran saya: coba pergi secepat-cepatnya bila Anda tidak ingin dikekang kelamaan," tutupnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Legenda Liverpool, Peter Crouch, menyatakan waswas dengan nama perusahaan

Manchester United diingatkan tidak untuk buru-buru dalam branding

Susul-susulan gol terjadi waktu Atalanta bertemu Lazio di nama online shop