Punggawa Juventus, Cristiano Ronaldo, masih ada di status daftar merek

Punggawa Juventus, Cristiano Ronaldo, masih ada di status daftar merek paling atas pada daftar pembuat gol paling banyak Liga Italia 2020-2021. Mahabintang asal Portugal itu membuntel 25 gol dari 18 kompetisi yang sudah dimainkan.


Saat itu, benar berada di belakang CR7 julukan Cristiano Ronaldo https://daftarmerekdagang.com/ daftar merek masih didiami striker Lazio, Ciro Immobile, dan penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku.


Baik Cristiano Ronaldo atau Romelu Lukaku sesungguhnya mempunyai daftar merek kesempatan untuk meningkatkan beberapa pundi gol mereka di pertandingan pagi hari barusan. Ya, Inter Milan hadapi Juventus dalam kelanjutan Liga Italia musim ini.


Pertandingan bertopik Derby d'Italia itu selayaknya jadi arena perlihatkan kebolehan ke-2 pemain untuk mempertunjukkan siapakah yang amat produktif di saat daftar merek ada di atas lapangan.


Sayang, ke-2 nya tidak berhasil tampil intensif dan mendonasikan gol untuk club mereka. Walaupun begitu, Inter Milan bertindak sebagai tuan-rumah punya hak atas tiga point selesai menang memberikan keyakinan melalui score akhir 2-0.


Kompetisi berjalan keras mulai sejak fase pertama. Inter Milan dan Juventus silih berubah lancarkan gempuran. Namun, I Nerazzurri -julukan Inter Milan- tampil lebih bagus maka dari itu menjadi pemenang kompetisi dengan score 2-0.


Inter Milan mulai fase pertama dengan tidak baik. Tuan-rumah ada di bawah dorongan Juventus. Gawang tuan-rumah juga dijebol Cristiano Ronaldo saat menit kesebelas, akan tetapi gol dibatalkan lantaran offside.


Saat itu, Inter Milan bisa menggunakan sela di pertahanan Juventus. Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez berulangkali mendapati kesempatan emas yang sayang tak menghasilkan gol.


Walau begitu, score 1-0 untuk keunggulan Inter Milan atas Juventus bertahan sampai fase pertama usai. Team tuan-rumah lantas kembali menjauh selesai turun minum.


Juventus tak punya daya waktu umpan Alessandro Bastoni memisah pertahanan mereka. Barella menggunakan umpan itu untuk membulatkan keunggulan Inter jadi 2-0 saat menit ke-52.


Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, menuding Cristiano Ronaldo dan sobat-sobat sehabis ambruk 0-2 dari Inter Milan di minggu ke-18 Liga Italia 2020-2021, Senin (18/1/2021) pagi hari WIB. Pirlo menuturkan, Juventus udah salah dari awal mula pertandingan maka dari itu tidak berhasil menyetarakan determinasi Arturo Vidal dan sobat-sobat. Juga dalam pernyataan pelatih 41 tahun itu, Juventus takut dengan gempuran yang ditingkatkan Inter.


Minus Juan Cuadrado dan Alex Sandro yang belum terlepas dari virus corona, pelatih Pirlo bisa turunkan seluruhnya pemain terbaik. Secara materi pemain, Juventus tak kalah atas Inter Milan.


Juga secara pengalaman, skuat Juventus makin lebih masak dibandingkan dengan Inter Milan, club yang kali terakhir menjadi pemenang piala (Coppa Italia) pada 2010-2011. Tetapi dalam penglihatan Pirlo, Adrien Rabiot dan relasi malahan tampak takut bertarung dengan pemain Inter.


Akhirnya, Inter racikan Antonio Conte nyaman mengerjakan gempuran. Bisa terbuktikan sejauh pertandingan, Nicolo Barella dan sobat-sobat membebaskan 17 shooting, sebanding sembilan punya Juventus.


Banyak gol Inter Milan dilesakkan Arturo Vidal saat menit 12 sehabis terima umpan Nicolo Barella. Lantas saat menit 52 bergantian Barella yang cetak gol sehabis terima umpan Alessandro Bastoni.]


"Kami punyai sikap yang keliru mulai sejak awal mula dan tak punyai niat untuk menjadi pemenang laga. Hal demikian bikin sukar segalanya," kata Pirlo mencuplik dari Football Italia, Senin (18/1/2021).


"Kami seperti tak turun lapangan. Kami pemalu dan takut hadapi gempuran Inter. Lantaran takut menggempur, kami cuman focus pada pertahanan," lanjut Pirlo.


Kami melepaskan Inter ambil gagasan gempuran. Kwalitas personal cuman dapat bercahaya kalau kami lebih dahulu menyamai musuh dalam soal agresivitas. Tapi, kami tak mengerjakan itu," kata pelatih yang anyar pada musim ini miliki kesempatan turun menjadi pelatih club profesional.


Karena kekalahan ini, Juventus turun satu status ke barisan lima klassemen sesaat Liga Italia 2020-2021 dengan koleksi 33 angka. Juventus tertaut tujuh point dari AC Milan dan Inter yang duduki status satu dan dua dengan pencapaian angka sama juga, yaitu 40.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Legenda Liverpool, Peter Crouch, menyatakan waswas dengan nama perusahaan

Manchester United diingatkan tidak untuk buru-buru dalam branding

Susul-susulan gol terjadi waktu Atalanta bertemu Lazio di nama online shop